Sunday, January 24, 2010

The Emperor of China

Tulisan ini dibuat berdasarkan apa yang dijelaskan Ibu Guru kemaren. Jadi jika ada yang kurang tepat dalam penulisan ini silahkan dibetulkan sendiri, karena yaaa, beginilah yang saya tangkap dari penjelasan Ibu Guru.

Kekaisaran di Cina dipegang oleh beberapa dinasti dari periode ke periode. Nama-nama dinasti diambil berdasarkan marga dari siapa yang berkuasa kala itu.

1. Dinasti Syang dan Yin
Adalah dinasti tertua. Disebutnya proto sejarah cina. Proto yang berarti tua, berarti dinasti tertua yang ada di Cina. Namun tak banyak cerita dan beria dari dinasti ini. Tapi dapat dipastikan bahwa dinasti ini muncul pada sebelum masehi.

2. Dinasti Chou
Pada dinasti ini banyak bermunculan filsuf-filsuf yang pemikirannya masih dipakai dan dikembangkan dewasa ini. Ini pula yang membuat Cina menjadi salah satu pusat sejarah dunia selain Mesopotamia, India, dan Mesir.

Lao Tse adalah seorang filsuf yang mempopulerkan ajaran Taoisme, yakni berisikan ajaran-ajaran untuk menghargai diri sendiri dan dalam ajaran ini segala aspek dilihat dari sudut positif, tidak ada penyimpangan. Pandangan yang ada dalam ajaran ini juga masih bersifat pribadi (diri sendiri, belum ada sosialisasi).

Kung Fu Tse. Dalam ajaran Kong Khu Chu yang ia sebarkan bahwa sudah ada interaksi sosial yang positif. Hal ini berarti adanya pengembangan ajaran Taoisme yang masih bersifat pribadi.
Kung Fu Tse

Meng Tse adalah murid dari Kung Fu Tse yang melengkapi ajaran lama gurunya yakni tentang adanya penyimpangan dan hukuman dalam kehidupan bersosialisasi di masyarakat.

3. Dinasti Han
Dinasti ini dipimpin oleh Kaisar Han Wu Ti. Dalam dinasti ini semua warganya diwajibkan untuk mempelajari ajaran Kung Fu Tse.
-info: Dizaman modern ini beberapa filsuf modern juga memakai ajaran Kung Fu Tse ini sebagai dasar ilmu karena ajaran ini dianggap lebih bijak dengan melihat segala sesuatu secara positif.-

4. Dinasti Chin
Dinasti Chin adalah dinasti terbesar dan terkuat di Cina. Nama Cina sendiri kemungkinan besar diambil dari nama dinasti yang dipimpin oleh Kaisar Shin Huang Ti alias Kaisar Sungai Kuning (Huang Ho adalah nama sungai di Cina).
Tembok Besar Cina
Pada masa Dinasti Chin membangun Tembok Cina yang berfungsi untuk menahan serangan dari kaum yang mereka sebut 'Bar-bar' meskipun kaum tersebut adalah orang-orang mongol.
-info: Mongol sebenarnya juga masih sebagian dari Cina namun keberadaan mereka cenderung ditolak oleh orang-orang Cina yang kebayakan Cina selatan dan tengah (dinasti ini kebanyakan dari Cina Selatan). Mungkin karena sifat Bangsa Mongol yang senang berperang hanya untuk sekedar kebanggaan diri-
orang-orang Mongol

5. Dinasti T'ang
Pada dinasti yang dipimpin oleh Kaisar T'ang Tai Tsung sudah ada pengaruh Islam dan Nasrani. Ketika dinasti ini berdiri dunia sudah masuk masa masehi. Menurut tulisan perjalanan  Ma Huan (penulis yang dibawa Laksamana Cheng Ho) bahwa pengaruh Islam paling banyak masuk ke Cina Selatan.
-info: beberapa berita mengatakan bahwa Islam yang ada di Jawa sebenarnya dibawa oleh orang-orang dari Cina Selatan karena Islam yang mereka bawa tidak sesaklek Islam yang dibawa pedagang Arab. Makanya ada upacara-upacara seperti nujuhbulan dsb. Juga ada sumber yang mengatakan bahwa Wali Songo juga merupakan keturunan Cina Selatan.-

6. Dinasti Manchu
Pada masa ini Cina dikuasai oleh Cina Utara, merekalah orang-orang Manchuria.
Pada masa ini Inggris sudah masuk ke Cina dan mereka menyebarkan candu (opium) guna sebagai taktik melemahkan kekuatan kekaisaran Cina. Ketika masyarakat Cina ketagihan candu Inggris menjualnya dengan harga yang sangat mahal. Melihat ketidakstabilan dalam wilayahnya kekaisaran Cina memberontak dengan mengumumkan perang yang kemudian disebut Perang Candu. Namun Cina kalah dan menghsilkan dua perjanjian.
Perjanjian Nanking : Hongkong diberikan kepada Inggris (dan baru dikembalikan kepada Cina tahun 2000 lalu), Cina terbuka bagi bangsa asing, dan Inggris punya hak teritorial didalam Cina.
Perjanjian Peking : Jawatan bea cukai dikuasai internasional (Inggris, Amerika, dan Prancis), Cina terbuka luas, dan Inggris mendirikan kedutaan besar di Peking.
-info: kalau pernah liat di film-film gaya rambut orang cina yang setengah botak setengah lagi dikuncir, nah merekalah orang-orang manchuria-

NASIONALISASI CINA
Penberontakan Tai Ping
Hung Tsiu Tsywan adalah seorang Ma Ju Si (agama kuno) yang mempopulerkan ajaran Sosialisme di Cina. Perlu diketahui bahwa Sosialisme Cina berbeda dengan Sosialisme Barat. Kemudian ia membentuk pasukan Tai Ping untuk melawan penjajah di negaranya. Namun ia kalah.

Perang Boxer / Tinju Keadilan
Perang ini dipimpin oleh Ratu Ze Syi dari Mancu (Cina Utara) dan didampingi Jendral Juan Shih Kai. Namun lagi-lagi Cina mengalami kekalalan sehingga munculah Perjanjian Protokol Boxer.
Melihat keadaan Ratu Ze Syi berfikir untuk melakukan pembaharuan, namun naas, ia meninggal di saat menjalankan upaya pembaharuan ini. Kemudian tahtanya digantikan anaknya, Kaisar Pu Yi yang masih berusia dua tahun karena itu pemerintahan dijalankan oleh Jendral Juan Shih Kai.
Kaisar Pu Yi

Di Cina Selatan, Sun Yat Sen mengadakan nasionalisasi pada tanggal 10-10-1911 (Wuchang Day / Double Ten Day) dan membentuk Republik Cina. Hal ini disebabkan karena Cina Selatan merasa mulai tidak diurusi oleh Dinasti Mancu yang berada di Cina Utara, hal lainnya karena telah muncul golongan pelajar dan akibat penjajahan.

Kemudian Sun Yat Sen menawarkan untuk menggabung Cina Utara dan Cina Selatan. Namun Juan Shih Kai yang saat itu memegang pemerintahan mengajukan dua syarat. Pertama ia ingin jabatan presiden dipegang olehnya (Februari 1912) dan yang kedua ia ingin Kaisar Pu Yi memperoleh hak istimewa. Sun Yat Sen pun menyetujuinya.

Sun Yat Sen lalu mendirikan PNC (Kuo Min Tang / Partai Nasionalis) dengan ajarannya San Min Chui yang memiliki tiga azas yakni nasionalis, demokrasi, dan sosialis.
Namun begitu PNC kemudian mempunyai lawan yaitu PKC (Kung Chang Tang / Partai Komunis) yang didirikan oleh Li Li San.
PNC dan PKC mulai menjadi rival ketika PNC dipimpin oleh Chiang Kai dan PKC oleh Mao Tse Tung. Namun PKC kalah lalu mereka melakukan perjalanan panjang ke utara (disebut Long March) guna menghindari orang-orang nasionalis dan untuk menyebarkan komunis di tempat tujuan. Selain itu juga untuk meminta bantuan dari Rusia (kalau tidak salah Cina Utara itu dekat dengan Rusia).

Pada Perang Dunia II, setelah PKC dan PNC berhasil mengalahkan Jepang mereka kembali bersaing lagi. Namun kali ini PNC kalah dan mereka lari ke kepulauan di Cina Selatan dan membangun Republik Taiwan dengan presiden pertama Chiang Kai Shek (maka dari itu sampai sekarang (atau sampai 2008 ya?) PBB belum mengakui negara Taiwan karena wilayah Taiwan masih merupakan kepulausan Cina Selatan). Lalu PKC? mereka membangun Republik Rakyat Cina yang dikepalai oleh Mao Tse Tung

Bendera Republik Rakyat Cina


1 comment:

Anonymous said...

terimah kasih atas infonya semoga ada lagi info2 menarik tentang cina ^_^

Post a Comment