Showing posts with label iseng berhadiah. Show all posts
Showing posts with label iseng berhadiah. Show all posts

Saturday, November 9, 2013

Why Loki?

Loki… Loki… yah, ini Loki versi Tom Hiddleston ya.

Jadi, akhir-akhir ini Loki sedang booming sekali dikalangan cewek-cewek. Kenapa? Saya juga bingung. 
Ada yang bilang karena karakter badboy nya, ada yang bilang karena karakternya sulit ditebak dan sebagainya. 
Tapi kemudian, ada semacam gagasan di pikiran saya, dua spekulasi. Hahaha…
1. Loki ini awalnya adalah tokoh antagonis di film Thor (Thor 1, The Avenger, dan Thor 2). Namun kemudian ada mata jeli yang melihat kemenarikan tokoh Loki ini, yah, cewek-cewek ini (termasuk saya ahiw…). Dan jangan-jangan, booming nya Loki ini diluar dari ekspetasi para pembuat filmnya. Jadi semacam, laris yang tak diinginkan. Iyalah, masa lebih laku tokohvillain daripada superhero nya. 
2. Kemungkinan kedua adalah memang tokoh Loki dibuat untuk digemari. Itu mungkin dalam kamus Hollywood. Industri film besar yang sudah dipastikan tau mengenai resep-resep box office. Ingat tokoh Joker? yap, hampir sama seperti Loki, Joker ini juga villain yang banyak pecintanya. Cuma bedanya, kalau Loki agak manis, Joker lebih sarkastik. Meski keduanya mempunyai senyum yang khas, haha… 
Loki dalam Film
Sebenarnya tokoh Loki ini sudah pernah diangkat dalam film. Salah satunya yang saya ingat, di film The Mask (1994) yang dibintangi JIm Carrey. Di film itu memang Loki tidak muncul secara intensif, tapi tetap menjadi awal mula kekacauan dengan jatuhnya Mask of Loki ke dunia manusia. 
Dan karakter Loki ini bisa jadi modal awal kalau-kalau Hollywood mau bikin prekuel dari Thor misalnya. Bisa aja, Loki di-film-kan secara personal. Begitu kan biasanya bisnis film yang satu ini hehe…

Friday, February 22, 2013

Rectoverso Sountrack


 
Note: susah juga ya nyari lengkap soundtrack film ini. Yah, seadanya saja ya...
Selamat menikmati...

Saturday, February 16, 2013

Lagu dan Keadaan

Haloo.. Malam sudah menjelang. Tapi gak bisa deh gue kalo tidur cepet-cepet hehe...
well, karena sudah ketemu disini mari kita obrolkan sesuatu.

Kali ini tentang musik. Seperti film yang sering gue ulas, musik pun tercipta dari berbagai hal yang menginspirasi. Okelah, berhubung gue gak terlalu ahli dalam permusikan, saya ingin berbagi tentang inspirasi musik yang diambil dari keadaan. Hmm... keadaan yang dimaksud bisa tempat, situasi, dan sebagainya. Dan biasanya keadaan tersebut mempunyai ciri khas tertentu.

Lagu-lagu yang terinspirasi oleh tempat misalnya, yang terkenal sekarang ini, Gangnam Style, ketika Halyu Wave menyebar kemana-mana.


Psy - Gangnam Style

Lagu ini bercerita tentang kehidupan orang-orang yang tinggal di kawasan elite Gangnam, Korea Selatan.

Lagu lainnya yang terinspirasi oleh tempat,

Katy Perry ft Snoop Dogg - California Gurls

Sedangkan lagu yang satu ini menceritakan tentang kebiasaan para gadis-gadis California.
Hmm, apalagi ya? ooh ini dia,

 
Agrikultur - Kompor Meleduk (lagu asli oleh Benyamin S)

Indonesia juga punya soal lagu semacam ini, mungkin banyak tapi yang kepikiran sama gue ya lagu ini, hehe...

Kalo menurut lo gimana? 

Tuesday, August 23, 2011

(Buku) The Untold Stories

Tadi siang iseng gue ke toko buku. Sambil pilah pilih, di deretan buku baru ada buku biografi yang cukup tebal dan berat (berat disini dalam artian sebenarnya, lumayan bikin tangan pegel tuh buku). Hmm… another biography of Soeharto. Judulnya, Pak Harto: The Untold Stories. Harganya bisa dibilang mahal untuk yang “hanya” ingin sekedar tau tentang mantan Presiden ini (sebenernya gak etis ya pake “mantan”, tapi gue kekurangan kosakata nih), 300ribu bow…

Dan komentar gue, sekilas tentang buku ini. Hmm… cukup membuat penasaran kalo harganya gak semantap itu. Dan, yah, bapak yang satu ini memang misterius. Ibaratnya penuh dengan kamuflase senyum. Senyum misterius terselubung berbagai makna. Senyum seorang The Godfather


Image Source: rumahmimpi.net

Thursday, July 14, 2011

Inspirasi

Aku mau cerita. Sekedar buat sharing aja. Yah, ini sih itungannya tulisan iseng. gak serius-serius amat.

Jadi begini ya cara kerja otak aku dalam menilai usaha, effort. Awal aku sangat menghargai usaha ketika aku tes Universitas negeri yang oke banget ituloh, hehe... UI maksudnya. Tapi gak pernah masuk. Kacau deh. Kayaknya hancur rencana aku. Oke. Aku kemudian membangun harapan. Mungkin aku memang tidak punya cukup keberuntungan tapi aku masih punya banyak tenaga untuk berusaha. Usahalah aku disitu. Ikut bimbel lah, tambahan di sekolah, dan berdoa yang banyak. Loh manusia bolehkan berusaha. Berusaha artinya punya optimisme. Aku tau realitasnya, aku sulit masuk di Universitas itu. Tapi aku punya kepercayaan, sedikit, bisa masuk. Tapi nasib ternyata membawaku ke jalur yang lain. Oke. Aku ikuti maunya nasib. Tapi nasib hanya memberikan pilihan bukan eksekusinya. Kita tetap harus memilih. Nah, soal ini nanti kita bicarakan lagi, kalo aku gak lupa ya hehehe

Ya itu hasil ya. Tapi ternyata ketika aku berpikir, dari dulu memang aku kerjaannya disuruh usaha mulu, hehehe.... Jadi, ya agak gak anehlah aku kadang suka agak maksa tentang sesuatu karena dalam alam pikir aku, hasil akan sebanding dengan usaha. Meskipun hasilnya tidak selalu yang kita rencanakan. Dulu ya, waktu aku SD. Masuk SD itu aku belom bisa baca dan tulis. Aku gak TK. Baru pulang dari Jepang. Otomatis gagap bahasa Indonesia. Mamah aku maen nyemplungin aku di SD negeri itu. Hoooahhh.... nangis mulu aku kerjaannya dikelas. Maunya keluar kelas mulu. Mamah sih ada nemenin aku yang masih kelas 1 SD itu, tapi gak ikut nongol-nongol kayak ibu-ibu yang lain di jendela kelas. Aku sering panik itu. Tapi lama-lama mulai tenang di kelas. Jadi aku mulai belajar yang namanya adaptasi di lingkungan yang cukup ekstreem itu.

Waktu kelas satu itu, aku nulisnya lamaaaaaa banget. Kalau nulis soal pr dipapan tulis, sampe keringetan, sampe bel pulang bunyi, sampe gurunya bete kali nunggu, sampe tukang sapu kelas nge-skip kelas aku sementara. Tapi aku seneng dan gak peduli. Ibu-ibu lain udah pada gak sabar dengan anaknya masing-masing yang punya masalah sama denganku. Mereka nyerobot masuk kelas, nulisin pr anak-anaknya. Lalu mamah, nunggu diluar. Paling sesekali ngecek kedalem kelas aku udah kelar atau belum. Kalau belum, dia membiarkan aku melanjutkannya, tenang, ditungguin kok, pasti ngomong gitu. Aku yang ngerasa ada backingan, cukup tenang karena melihat anak-anak lain yang udah selesai duluan dengan tulisan tangan yang berbeda.

Setelah selesai nulis. Hoaaah!! senengnya. Itu mungkin pencapaian pertama aku di SD. Dengan usaha yang maksimal, to the max banget. Hasilnya, aku yang blah bloh ini diawal caturwulan, yah cukuplah dengan rangking 10. Bisa baca tanpa ngeja, oiya, waktu itu aku gak suka baca pake ngeja, soalnya kalo lagi baca buku cerita, mamah suka males bacain jadi mending baca sendiri. Nah, kalo sambil ngeja gak asik. Berisik. Ceritanya jadi gak spektakuler. Jadi gini, misal tulisannya IBU BUDI, bacanya gini "iii...buuu.. Buuu.. diii" pelan-pelan. Bukan gini "I. Be U Bu. Ibu. Be U. Bu. De I Di. Budi" aaah berisik itu, gak sabar aku hahaha...

Lalu aku ini punya turunan asma. Nah, mamah aku itu gak mau aku nantinya jadi tergantung sama inhaler. Makanya aku di les in berenang. Astaga, itu les renang aja bercucuran airmata aku. Saking susahnya menaklukan air. Ngapung di air aja susah banget deh. Terus mamah melow-melow? nooo waaay.... Di cuekinlah. Meskipun kalo renang tetep di temenin sih. Anak bocah belajar renang itu usahanyaaaaa...... Sampe hasilnya sekarang aku kalo udah ketemu kolam renang, bawaannya pengen nyebur mulu. Enak badan enteng hihihi....

Nah ini dia usaha tiada akhir ini mah hahaha.... Jadi aku memang agak lemah sama matematika dan segala hitung-hitungan. wuuw... mmm, dan itu terbukti di SMA aku masuk IPS karena kalah di Fisika. Kacau balau deh. Akhirnya dimasukin lah ke suatu tempat les. Kumon, tau kan. Awalnya asik. Lama-lama jenuh. Lama-lama muak. hahaha.... Ya siapa yang gak bete 7 tahun loh lesnya. Dari kelas 5 SD sampe lulus SMA. Hebring pisan lah. Itu ya di kelas lesnya, aku sampe kenal sama pembantunya pembimbing aku, sampe merasakan gonta-ganti asisten pembimbing, gonta-ganti ruangan, gonta-ganti cat ruang, gonta-ganti murid, hadeeeh.... Dan itu berlangsung penuh pertikaian dengan mamah. Aku sempet mau keluar, dan gak boleh sama mamah. Katanya gak ada yang ngajarin aku matematika, mamah sama ayah juga dari FISIP soalnya, sama-sama gak mudeng matematika. Then, I was finishing the program, yiihaa!!. Finally!! Itu usahanya luar biasa deh bener. Mantep. Tapi aku seneng. Bukan dari segi matematikanya, tapi dari mental aku. Aku jadi lebih cenderung berusaha untuk beradaptasi dulu dengan lingkungan yang tidak nyaman, dan yaaah lakukan yang terbaik yang bisa kita lakukanlah. Gak muluk-muluk. Tapi percaya kalo didalam kondisi yang tidak enak ini ada ujungnya, siapa tau cukup terang kan. :)

Jadi, semangat aja ya you you guys!!! Temukan inspirasi mu

Saturday, June 18, 2011

Patok

Setelah sekian lama berlalu akhirnya saya mengunjungi Pekan Raya Jakarta lagi tahun ini. Saya pernah ke PRJ namun dulu, waktu SD. Hmm... ngomong-ngomong SD, saya nonton di tv. Yah bagi saya menonton tv itu menjadi kegiatan mahal sekarang. Bukan apa-apa, tapi di kosan saya di Jatinangor memang tidak ada tv nya. Jadi harap maklum kalau info yang saya dengar setengah-setengah. Membaca koran pun saya jarang, ya positifnya tanpa tv saya harus lebih rajin membaca. Oke, balik ke berita yang saya tonton. Tentang contekan dan nilai kejujuran di dunia pendidikan. Seorang anak SD mengadukan contekan masal malah dikucilkan dilingkungannya.

Ya ampun mbak... Anak SD itu pikirannya masih bening. Yang Ia pelajari disekolah adalah tidak boleh mencontek dan sekarang ketika berbicara soal pelajaran yang didapat di sekolahnya itu malah disalahkan. Itu dia! yang membuat kebingungan dikalangan pelajar muda itu. Antara yang benar dan salah tidak konsekuen. Ya memang kemudian saya belajar bahwa norma itu sifatnya tidak mutlak alias relatif, tapi kalau di suatu masyarakat sampai terjadi ketidakjelasan norma itu yang kacau. Berarti ada sesuatu yang yang tidak seimbang.

Saya jadi ingat waktu SD, ini gara-gara saya nonton ketika warga kampung si anak yang melaporkan contekan itu menyuruhnya pergi, saya jarang respek sama ibu-ibu yang suka kumpul-kumpul di SD saya. Apa ya, pengaruh... Kadang mereka terlalu mau tau urusan orang. Dan saya suka miris ngeliat ibu-ibu yang mangut-mangut ngedengerin ocehan si biangnya. Yaaa.... percaya aja bu... Kadang ada beberapa ibu-ibu yang saking penasarannya bertanya hal-hal yang saya pikir tidak relevan ditanyakan ke seorang anak SD. Dan saya selalu menjawab hal yang berlawanan dengan jawaban yang mereka harapkan. Kayaknya suka saya pengen teriakin, salah nanya ya bu!

Okey... sebenernya bukan itu yang saya pengen ceritain. Di prolog udah diceritain saya ke PRJ minggu lalu. PRJ itu berlokasi di Kemayoran. Tempat itu adalah lokasi yang asing untuk saya, meskipun hampir 19 tahun tinggal di Jakarta saya ini buta arah. Paling bisa ke Ancol atau Kota tapi menggunakan pertolongan Transjakarta. Ya itulah salah satu kegunaan Transjakarta, menolong orang yang linglung jalan seperti saya ini.

Pulang dari PRJ saya memutuskan naik taksi menuju rumah kakek saya di daerah Kalibata. Dan ternyata eh ternyata supir taksinya sama-sama linglung jalan. Saya makin tidak kenal jalannya. Lama... lama... Saya selalu perhatikan plang nama jalan, petunjuk arah dan hal-hal yang bisa menunjukan arah dan tempat agar saya tau kapan harus bertindak. Lama.. lama... masih saya biarkan. Tak lama sebuah plang membuat saya cukup lega. BLOK M. Waaah..... tempat itu. Tak lama mulai muncul nama-nama tempat yang membuat saya makin lega.

Jakarta ini luas bung... Kemana pun saya kembali dari bepergian di Jakarta ini kadang secara tidak sadar saya mematok tempat itu. BLOK M. Karena setelah sampai ditempat itu saya merasa lebih kenal jalan pulang. Ya! mau lewat Mayestik, bisa. Mau lewat, Pondok Indah, bisa. Mau lewat Blok A, bisa.

Dan kamu? adakah tempat yang seperti itu untuk dirimu? hohoho...

Saturday, June 11, 2011

Berputar

Awalnya saya membuat pertanyaan.
Mending mana: 1. Niat untuk berusaha. 2. Berusaha untuk niat

Setelah dipikir-pikir. Mengisi waktu luang di dalam bis. Ah, kedua pernyataan itu mempunyai tekad.
Pertama, niat untuk berusaha, sudah jelas terlihat tekad didalamnya.
Pernyataan kedua yang bermasalah. Berusaha untuk niat. Awalnya terdengar seperti apatis, tidak ada harapan, dan... yah sebagainya. Tapi toh sudah ada usaha disitu untuk memunculkan suatu 'niat'. Bukankah berarti ada tekad juga didalamnya.

Kemudian aku berhenti mengolah pernyataan tersebut. Inilah yang disebut Difinien Definiendum, begitu yang pernah aku dengar di matakuliah filsafat. Atau gampangnya, Lingkaran Setan, kata temannku ketika UTS waktu itu. Semua berputar didalam satu lingkaran penjelasan yang sama.

Berputar.. berputar... Tidak menemukan ujungnya.

Sunday, May 22, 2011

Kutipan Komik

Diambil dari komik One Piece Vol. 57
"Dia menjadi seperti itu bukan karena suatu kekuatan ataupun sebuah jurus…
melainkan karena dia mampu membuat orang-orang disekitarnya satu per satu menjadi teman.
Di lautan ini. Dia adalah orang yang memiliki kekuatan paling menakutkan!!"
Juraquille Mihawk
Kutipan ini diucapkan oleh Juraquille Mihawk ketika melihat serangan Luffy yang bertubi-tubi saat ingin menyelamatkan Ace dari eksekusi. Kalau mengikuti komik ini pasti tau siapa tokoh ini. Dia adalah salah satu Shicibukai dan juga musuh bebuyutan Roronoa Zoro.

Sedikit cerita pada volume ini Ace, salah satu bajak laut kawakan dan juga kakak angkat Luffy berhasil ditangkap oleh Angkatan Laut dan siap untuk di eksekusi. Namun hal ini justru menimbulkan pemberontakan dari pihak para Bajak Laut. Mereka berbondong-bondong datang untuk menyelamatkan Ace.

Dari sini kemudian dicertiakan betapa kuatnya para Bajak Laut tersebut dengan berbagai kekuatan mereka. Sampai-sampai aku yang baca juga kemudian sulit menyimpulkan bahwa siapa yang paling kuat. Malah Luffy sendiri yang notabene adalah tokoh utama dari cerita ini kalah canggih kekuatannya dibanding dengan Bajak Laut lainnya.

Namun aku sadar dari kutipan Mihawk tadi bahwa yang terkuat bukanlah yang memiliki keahlian dan kekuatan paling spektakuler, tapi yang paling bisa untuk mengontrol berbagai kekuatan tersebut menjadi satu.

Yah, itulah...

Monday, January 24, 2011

Hobi Dadakan

Hey..hey.. aku baru nemu Photo Editing yang yah lumayan gampanglah untuk digunakan amatiran. Jadi tiba-tiba lagi kesengsem ngedit foto daritadi. Lihat oke...





Friday, January 21, 2011

Firework

Karena setiap manusia itu berharga. Dan yakinlah tentang itu. Sehingga kau bisa dengan bangga mempersembahkan warna-warni kehidupan. Sebagai diri yang berharga.




Do you ever feel like a plastic bag
Drifting through the wind, wanting to start again?
Do you ever feel, feel so paper thin
Like a house of cards, one blow from caving in?

Do you ever feel already buried deep?
Six feet under screams but no one seems to hear a thing
Do you know that there's still a chance for you
'Cause there's a spark in you?

You just gotta ignite the light and let it shine
Just own the night like the 4th of July

'Cause baby, you're a firework
Come on, show 'em what you're worth
Make 'em go, oh
As you shoot across the sky

Baby, you're a firework
Come on, let your colors burst
Make 'em go, oh
You're gonna leave 'em falling down

You don't have to feel like a waste of space
You're original, cannot be replaced
If you only knew what the future holds
After a hurricane comes a rainbow

Maybe you're reason why all the doors are closed
So you could open one that leads you to the perfect road
Like a lightning bolt, your heart will blow
And when it's time, you'll know

You just gotta ignite the light and let it shine
Just own the night like the 4th of July

'Cause baby you're a firework
Come on, show 'em what you're worth
Make 'em go, oh
As you shoot across the sky

Baby, you're a firework
Come on, let your colors burst
Make 'em go, oh
You're gonna leave 'em falling down

Boom, boom, boom
Even brighter than the moon, moon, moon
It's always been inside of you, you, you
And now it's time to let it through

'Cause baby you're a firework
Come on, show 'em what you're worth
Make 'em go, oh
As you shoot across the sky

Baby, you're a firework
Come on, let your colors burst
Make 'em go, oh
You're gonna leave 'em falling down

Boom, boom, boom
Even brighter than the moon, moon, moon
Boom, boom, boom
Even brighter than the moon, moon, moon

{ From: http://www.elyrics.net/read/k/katy-perry-lyrics/firework-lyrics.html }

Waktu Luang

Judul artikel ini sama seperti di album Facebook aku. Memang foto-foto yang berhasil dijepret berlangsung di waktu yang cukup luang. Aku dan para modelnya juga belom mandi, setelah agak sebentar mendinginkan body di kamar sejuk ber-ac karena badan gerah sehabis pulang dari pasar. Lihat saja kostum dan setting seadaanya karena memang tidak terencana. Hahaha... silahkan lihat foto-foto amatir ini...

#Keterangan:
Foto oleh Gitta Indriati
Model Mutiara dan Melati
Lokasi Kamar di rumah Tiara
Kamera dari Handphone Nokia E5-00
Edit pakai Microsoft Office Picture Manager 














Sunday, January 16, 2011

Justin Bieber adalah Orang Jagakarsa

Fitrase tempat penginapan yang cukup besar itu menggleber-gleber. Angin dingin pegunungan menghembuskan nafasnya diantara besi-besi jendela yang beku. Pagi itu penghuni penginapan masih sempoyongan menyadarkan dirinya masing-masing ke alam nyata.

Diantaranya aku dan tante ku yang masih meringkuk didalam kehangatan selimut sambil ngobrol ngalor ngidul. Hmm... Aku punya banyak sodara. Sepupu lebih tepatnya. Masih kecil-kecil. Dengan berbagai karakter. Salah satu nya yang ini. Umurnya sekitar 2,5 tahun tapi sudah berbakat duel debat. Hehe...

Tiba-tiba si encil itu masuk ke kamar dan ikut nyelip diantara aku dan tanteku. Ikut selimutan. Kakinya yang imut-imut itu dingin. Dia enggak mau pake sendal atau alas kaki lainnya untuk menahan dinginnya lantai. Si encil ini sudah mulai mengikuti kegiatan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini). Seperti sekolah tapi tingkatannya dibawah playgroup. Jadwal masuknya pun hanya dua kali dalam seminggu. Jadi semacam untuk menyiapkan anak-anak umur balita dan batita sebelum masuk ke sekolah. Tersembullah dialog antara aku, tanteku dan si encil ini.

Aku: "Shifa gurunya siapa di PAUD?"
Encil: "ibu XXX"

Tante: "terus temennya siapa aja?"
Encil: "ada Bintang, ada ...."
Tante: "oh.. terus pacarnya Shifa siapa? Bintang ya?"
Tanteku mulai melemparkan pertanyaan agak jail.

Encil: "iih... Bintang tuh perempuan."
Aku: "oh. terus temen laki-lakinya siapa namanya?"
Encil: "Justin... Beybe.."

Aku dan tanteku mengerenyitkan dahi. Masih mencari-cari logika siapa itu Justin Beybe. Dan tiba-tiba saja...

Encil: "Beybeh.. beybeh.. oooo..."
Waw!! si encil bernyanyi lagunya Justin Bieber. Sontak aku meluapkan kekagetan.

Aku: "Buseet deh.. ooh itu Justin Beybe. Huehehe!!"
Tante: "hoo.. siapa tuh Shifa, Justin Beybe? tetangga kamu ya?"
Tanya tanteku ingin tahu apakah si encil ini tahu siapa itu 'Justin Beybe'

Encil: "iya tuh. Tinggal dibelakang rumah"
Volume ketawa ku makin mengikik karena harus secepatnya mengambil oksigen yang terbuang secara boros itu.
Tante: "siapa nama ibunya?"
Encil: "namanya... *berpikir agak keras* Ibu Punja"
Nama yang tiba-tiba tercetus didalam pikirannya adalah nama salah satu guru di PAUD-nya.

Sampai aku mengukuhkan sebuah pertanyaan,
Aku: "Shifa, berarti Justin Beybe itu orang Jagakarsa ya?"
Encil: "iya tuh..."

Hmmm.... Aku menarik nafas dalam setelah itu bergegas bangun dari ranjang. Masih agak nyengir-nyengir sendiri mengingat ternyata 'Justin Bieber' adalah orang Jagakarsa...


#note: sebenernya awalnya aku enggak mau masukin nama daerahnya. Tapi kok sepertinya kurang mantep. Jadi ini bukan ingin menyudutkan atau apapun ya....

Friday, April 3, 2009

Pesta Teh rasa Buah di Sore yang Panas

Sore itu habis hujan. Tapi hawa hujan menguap ke udara malah bikin panas suasana.
Kita, anak sekolah yang masih kelelahan ujian blok yang baru lewat kemarin di tahan sekolah karena ada acara yang diadakan perusahaan minuman ringan 'Fruit Tea'...


Meskipun acaranya jadi tidak terlalu meriah karena rata-rata anak-anak sekolahan itu sudah terlalu capek. Sama seperti aku yang sambil menunggu gerbang sekolah dibuka, duduk-duduk dilantai atas sambil mengambil beberapa foto.
Beberapa anak berusaha meminta izin agar bisa keluar dari lingkungan sekolah dan pulang ke rumah. Tapi semakin dicari, sang Ibu pemilik izin makin susah ditemui. Ia seperti menghindar dari para perajuk-perajuk muda yang memelas minta izin pulang duluan dengan berbagai alasan yang kadang tidak masuk akal. Termasuk beberapa murid di foto atas.
Satu-satunya yang membuat acara ini seru karena aku bisa foto sama Fauzi Baadilah... HUOHOHOHOHO... dengan kenekatan yang amat sangat Aku dan Atika melacak dimana dia berada. Berhasil mendapatkan informasi dari sumber terpecaya Aku dan Atika berhasil 'foto bareng' sama bintang tamu acara ini...

Saturday, December 20, 2008

Otak-otak Makasar

Otak-otak Makasar itu ENAK!!!!
Bener loh…
Kalo dibuka bungkus daunnya isi nya tidak mengecewakan. Padat.
Cara makannya tinggal dicocol ke bumbu khususnya.
Bumbunya ada dua macam:
Bumbu kacang, tidak terlalu pedas sehingga lebih cocok untuk lidah orang Jakarta.
Bumbu hitam, nama aslinya sih tidak jelas apa tapi bumbu yang satu ini berwarna hitam lekat, hampir seperti bumbu pempek namun versi kentalnya. Dan pedasnya minta ampun, sampe nyereng ditenggorokan.
Tapi kalau sudah sampai di lidah susah berhenti makannya.
Poko’e wuenak tenan (kata-kata diambil dari Somay Sparta)

Thursday, November 27, 2008

Mitos Serem

Entah kenapa akhir akhir ini cerita mistis yang gak tau dari mana asal muasalnya sering beredar di kelas. Seperti kemarin senin, Depi, cerita gosip tentang kaca di sebelah kamar mandi sekolah di bawah tangga menuju jejeran Lab IPA di atas. Katanya, waktu itu ada siswi, ya gak tau lah siapa, lagi cuci tangan di westafel di bawah tangga itu, saat itu dia ngerasa kalau rambutnya terkuncir kuda rapi, tapi ketika melihat ke kaca ternyata rambutnya tergerai, owh kemudian dia memastikan keadaan sebenarnya rambutnya, tapi ternyata terikat, jadi....

hemm, yah namanya juga gosip...
tapi setelah itu, Marleen, jadi suka iseng ngejailin orang, dibilang lah ada yang ngikutin, apalah...
yah, percaya gak percaya sih.... tapi dengan keputusan pemerintah bahwa jam masuk sekolah akan di percepat (jadi jam setengah tujuh), mungkin gosipgosip itu akan semakin merajalela karena otomatis kita nih, anak sekolah bakal datang lebih subuh ke sekolah....

ada ada aja ya...

Monday, November 17, 2008

Mesin Ketik Semi Modern




Hari Sabtu sebenarnya harusnya ngambil raport bayangan aku di sekolah...
Tapi berhubung mamah banyak urusan di kantor jadi hari Sabtu itu aku ikut aja ke kantor mamah.
sebenernya pengen ikut ke kantor karena ada hidden agenda gitu, mau nge print formulir lomba, tapi sungguh disayangkan formulir itu gak bisa di print, gak tau emang gak bisa ato ada masalah sama printernya juga gak tau... Alhasil daripada mengango gak jelas yaudah aku mainin aja mesin ketik semi modern yang ada di kantor.. katanya sih buat nge tik alamat surat di amplop, tapi lumayan buat mainan... hehe...

Friday, November 14, 2008

Lomba Debat

Ceritanya ada lomba debat nih yang diselenggarakan oleh Departemen Keuangan Republik Indonesia. Lokasinya di Gedung Pertemuan Perpustakaan Nasional, yah deket Balai Kota yang deket Monas. Kita berangkat dari sekolah jam 8 lewat, dengan sedikit gangguan kecil disana sini. SMA aku memberi dua grup debat yang akan diadu. Setiap grup terdiri dari tiga orang. Sedangkan aku sendiri sih cuma suporter doang (hohoho). Aku berangkat ikut mobil Abiella, dalam hati, wah gede nih mobilnya, ya cukuplah, tapi ternyata kita kelebihan kuota karena jumlah suporternya kebanyakan. Yo weess, mau gak mau harus numpuk di mobil Abiella yang ber merek APV itu. Sisanya naek taksi (entahlah siapa yang bayar).
Sempet nyasar sampe ke pasar senen. Mutermuter disekitar situ, tanya orang yang lagi yang di trotoar, dia gak tau, nanya masmas yang naek motor, malah bikin tambah nyasar. Huahhh...

salah satu sponsor acara ini, Bakrie School of Management.


Meskipun gagal maning-gagal maning, tetap keep smiling!!!

Saturday, November 1, 2008

jreng...genteot...genteot...

Apa artinya malam minggu...
kalo akhirnya nongkrong di pinggir jalan...
(jreng... genteot... genteot...)

--lagunya Rhoma Irama--

Wednesday, October 29, 2008

Jejak Timur Tengah di Puncak

Di puncak, tepatnya di Cisarua, banyak terlihat orang-orang keturunan Arab. Kabar simpang siur menyebutkan mereka adalah pengungsi dari daerah Timur Tengah yang diungsikan karena peperangan. Disini mereka banyak membuka usaha, paling banyak mereka usaha travel. Katanya mereka juga melakukan kawin kontrak dengan perempuan pribumi agar bisa membuka usaha secara sah di Indonesia. Tapi gitu2 untuk biaya sehari-hari mereka dapat tunjangan dari UNICEF...