Showing posts with label School Project. Show all posts
Showing posts with label School Project. Show all posts

Friday, April 23, 2010

Kerangka Teks Pidato -- Ujian Praktek

TEKS PIDATO

TEMA: Belajar Sebagai Sebuah Kebutuhan

Assalamuallaikum.wr.wb

Selamat pagi kepada Bapak dan Ibu guru yang terhormat dan teman-teman sekalian. Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala nikmat dan karunianya di pagi ini sehingga kita dapat berkumpul disini dalam keadaan sehat wal’afiat. Pada kesempatan yang baik ini, saya, Sagitta Indriati, dari kelas XII IPS 4 ingin sedikit berbagi pengetahuan kepada hadirin sekalian.

Hadirin yang saya banggakan, masa muda tak pernah lepas dari berbagai harapan yang kadang kala timbul tenggelam, juga kepelikan masalah hidup yang secara nyata mulai muncul satu persatu sehingga muncul pilihan-pilihan hidup yang semakin rancu. Untuk itulah, manusia diciptakan memiliki rasa dan logika sehingga menjadikan hal-hal tersebut menjadi sebuah pelajaran yang secara tak sadar terus melekat sepanjang umur manusia. Itu artinya belajar adalah suatu kebutuhan yang akan terus berlangsung.

Belajar bukan saja hanya sekedar matematika, ilmu alam, ilmu social, atau ilmu-ilmu fisik lainnya, tapi juga belajar yang menggunakan rasa. Contohnya, bagaimana kita harus tetap bertahan dalam keadaan tertekan atau terdesak sehingga timbul perasaan-perasaan negative yang justru malah menahan langkah kita begerak maju ke arah yang lebih baik, nah, dari hal tersebut kita dapat belajar mengontrol emosi.

Masalahnya kita kadang keras kepala, tak mau membuka hati, atau bahkan sekedar berlapang dada terhadap pelajaran-pelajaran hidup tersebut. Baiklah, contoh sederhana, jika di depan kita ada pelajaran matematika kemudian dengan cuek nya kita membiarkan pelajaran itu lewat sama sekali maka tak ada satupun, satu rumus pun yang kita pahami. Padahal rumus itu akan membantu kita dalam menyelesaikan soal matematika yang diberikan, meskipun sedikit namun tetap ada hasilnya. Begitupula dengan pengalaman hidup. Jika kita tak mau memahami setiap kesalahan, kegagalan, dan sebagainya maka masalah-masalah akan sulit terpecahkan. Kita tak akan menemukan jalan yang lebih terang kibat penolakan hati kita untuk belajar.

Maka belajar bukanlah cara untuk mendapatkan nilai baik tapi belajar adalah bagaimana cara kita untuk memahami sesuatu secara lebih baik.

Sekiranya cukup dari saya, bila ada yang kurang berkenan saya mohon maaf. Terimakasih atas perhatian Bapak dan Ibu guru serta teman-teman sekalian.

Wassalamualaikum.wr.wb

Sunday, January 24, 2010

The Emperor of China

Tulisan ini dibuat berdasarkan apa yang dijelaskan Ibu Guru kemaren. Jadi jika ada yang kurang tepat dalam penulisan ini silahkan dibetulkan sendiri, karena yaaa, beginilah yang saya tangkap dari penjelasan Ibu Guru.

Kekaisaran di Cina dipegang oleh beberapa dinasti dari periode ke periode. Nama-nama dinasti diambil berdasarkan marga dari siapa yang berkuasa kala itu.

1. Dinasti Syang dan Yin
Adalah dinasti tertua. Disebutnya proto sejarah cina. Proto yang berarti tua, berarti dinasti tertua yang ada di Cina. Namun tak banyak cerita dan beria dari dinasti ini. Tapi dapat dipastikan bahwa dinasti ini muncul pada sebelum masehi.

2. Dinasti Chou
Pada dinasti ini banyak bermunculan filsuf-filsuf yang pemikirannya masih dipakai dan dikembangkan dewasa ini. Ini pula yang membuat Cina menjadi salah satu pusat sejarah dunia selain Mesopotamia, India, dan Mesir.

Lao Tse adalah seorang filsuf yang mempopulerkan ajaran Taoisme, yakni berisikan ajaran-ajaran untuk menghargai diri sendiri dan dalam ajaran ini segala aspek dilihat dari sudut positif, tidak ada penyimpangan. Pandangan yang ada dalam ajaran ini juga masih bersifat pribadi (diri sendiri, belum ada sosialisasi).

Kung Fu Tse. Dalam ajaran Kong Khu Chu yang ia sebarkan bahwa sudah ada interaksi sosial yang positif. Hal ini berarti adanya pengembangan ajaran Taoisme yang masih bersifat pribadi.
Kung Fu Tse

Meng Tse adalah murid dari Kung Fu Tse yang melengkapi ajaran lama gurunya yakni tentang adanya penyimpangan dan hukuman dalam kehidupan bersosialisasi di masyarakat.

Thursday, November 19, 2009

Tugas Bahasa Indonesia -- Berbalas Pantun


Note: Sagitta dan Devi
Dirumput ada belalang
Seekor tikus datang menyapa
Sore hari telah menjelang
Hai Devi sedang apa?
Hari Minggu beli baju baru
Sambil bertemu orang yang suka menyangkal
Saya disini sedang menunggu
Tukang bakso yang sering mangkal
Ibu dan Ani saling menyangkal
Saling berebut kue kismis
Tukang bakso yang sering mangkal
Apakah itu si Pak Kumis?
Diatas pohon hinggap kera
Keranya lari mengejar Saya
Memanglah betul yang Kau kira
Si Kumis langganan Saya
Hujan datang restoran bubar
Yang masak sambil berjalan
Wahai kawan dengarlah kabar
Si Pak Kumis tidak jualan

Beli buah di Pasar Cikini
Gak ada ojek akhirnya jalan
sedih rasanya hati ini
Dari tadi belum makan
Lihatlah berarak-arak awan
berlarilah para orang kaya
Kasihan sekali nasibmu kawan
Mari makan di rumah Saya
Ada sepatu dimana-mana
Yan jelek gak tau punya siapa
Rezeki datang entah darimana
Terimakasih kawan atas tawarannya

Gara-gara pantunnya dibuat hanya dalam sepersekian menit langsung dapet nilai bagus waktu praktek nya. HOHOHO....
Inspirated by 'Pak Cipro matematika'

Wednesday, October 28, 2009

English Homework -- Explanation Text

Silk


Do you know about silk? Silk is nice cloth. It can be raw material for any design clotes. Silk also is a expensive cloth. And how a silk occur? let me explain...

The first stage is called sericulture. This is the cultivation of the silk worms. The most popular species for obtaining mulberry silk is Bombyx mori. The worms are raised in a controlled environment and are fed mulberry leaves. The worms form a cocoon around themselves by secreting a protein from the top of their head.

The farmers collect these cocoons and deliver them to the factory, where they are subject to filature operations. The first step is to sort the cocoons according to color, size, shape and texture. Then, the cocoons are made to go through a serious of hot and cold immersions. In this way, the sericin (the gummy substance that holds the fibroin strands in the silk filament together) is softened.

Once this is done, the filament is unwound from the cocoon and combined to produce a thread of raw silk. This is the process of reeling. Usually, three to ten strands are reeled at a time. Finally the skeins into which the filament was reeled, are packed into bundles called books which are then put into bales to be exported to the mill. In the mill, the silk fiber is woven into silk fabric, using either a hand loom or a power loom.

Then, there is it a beautiful cloth from a natural product.




Information sources: